<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Azzamharry's Weblog</title>
	<atom:link href="http://azzamharry.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://azzamharry.wordpress.com</link>
	<description>Wong Ndeso Ngeblog</description>
	<lastBuildDate>Tue, 20 Nov 2007 02:36:13 +0000</lastBuildDate>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<cloud domain='azzamharry.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://www.gravatar.com/blavatar/711e8d90083cf5a452f36186aad60f98?s=96&#038;d=http://s.wordpress.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Azzamharry's Weblog</title>
		<link>http://azzamharry.wordpress.com</link>
	</image>
			<item>
		<title>Emha Ainun Nadjib: Gusti Allah tidak &#8220;ndeso&#8221; (kampungan)</title>
		<link>http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/20/emha-ainun-nadjib-gusti-allah-tidak-ndeso-kampungan/</link>
		<comments>http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/20/emha-ainun-nadjib-gusti-allah-tidak-ndeso-kampungan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Nov 2007 02:10:34 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azzamharry</dc:creator>
				<category><![CDATA[Renungan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/20/emha-ainun-nadjib-gusti-allah-tidak-ndeso-kampungan/</guid>
		<description><![CDATA[Suatu kali Emha Ainun Nadjib ditodong pertanyaan beruntun :
&#8220;Cak Nun,&#8221; kata sang penanya, &#8220;misalnya pada waktu bersamaan tiba-tiba sampeyan menghadapi tiga pilihan, yang harus dipilih salah satu: pergi ke masjid untuk shalat Jumat, mengantar pacar berenang, atau mengantar tukang becak miskin ke rumah sakit akibat tabrak lari, mana yang sampeyan pilih?&#8221;
Cak Nun menjawab lantang, &#8220;Ya [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamharry.wordpress.com&blog=2137732&post=6&subd=azzamharry&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Suatu kali Emha Ainun Nadjib ditodong pertanyaan beruntun :</p>
<p>&#8220;Cak Nun,&#8221; kata sang penanya, &#8220;misalnya pada waktu bersamaan tiba-tiba sampeyan menghadapi tiga pilihan, yang harus dipilih salah satu: pergi ke masjid untuk shalat Jumat, mengantar pacar berenang, atau mengantar tukang becak miskin ke rumah sakit akibat tabrak lari, mana yang sampeyan pilih?&#8221;</p>
<p>Cak Nun menjawab lantang, &#8220;Ya nolong orang kecelakaan.&#8221; &#8220;Tapi sampeyan kan dosa karena tidak sembahyang?&#8221; kejar si penanya. &#8220;Ah, mosok Gusti Allah ndeso gitu,&#8221; jawab Cak Nun.</p>
<p><span id="more-6"></span>&#8220;Kalau saya memilih shalat Jumat, itu namanya mau masuk surga tidak ngajak-ngajak, &#8221; katanya lagi. &#8220;Dan lagi belum tentu Tuhan memasukkan ke surga orang yang memperlakukan sembahyang sebagai credit point pribadi.&#8221;</p>
<p>Bagi kita yang menjumpai orang yang saat itu juga harus ditolong, Tuhan tidak berada di mesjid, melainkan pada diri orang yang kecelakaan itu. Tuhan mengidentifikasikan dirinya pada sejumlah orang.</p>
<p>Kata Tuhan:</p>
<p>Kalau engkau menolong orang sakit, Akulah yang sakit itu.</p>
<p>Kalau engkau menegur orang yang kesepian, Akulah yang kesepian itu.</p>
<p>Kalau engkau memberi makan orang kelaparan, Akulah yang kelaparan itu.</p>
<p>Seraya bertanya balik, Emha berujar, &#8220;Kira-kira Tuhan suka yang mana dari tiga orang ini.</p>
<p>Pertama, orang yang shalat lima waktu, membaca al-quran, membangun masjid, tapi korupsi uang negara.</p>
<p>Kedua, orang yang tiap hari berdakwah, shalat, hapal al-quran, menganjurkan hidup sederhana, tapi dia sendiri kaya-raya, pelit, dan mengobarkan semangat permusuhan.</p>
<p>Ketiga, orang yang tidak shalat, tidak membaca al-quran, tapi suka beramal, tidak korupsi, dan penuh kasih sayang?&#8221;</p>
<p>Kalau saya, ucap Cak Nun, memilih orang yang ketiga.</p>
<p>Kalau korupsi uang negara, itu namanya membangun neraka, bukan membangun masjid.</p>
<p>Kalau korupsi uang rakyat, itu namanya bukan membaca al-quran, tapi menginjak- injaknya.</p>
<p>Kalau korupsi uang rakyat, itu namanya tidak sembahyang, tapi menginjak Tuhan. Sedang orang yang suka beramal, tidak korupsi, dan penuh kasih sayang, itulah orang yang sesungguhnya sembahyang dan membaca al-quran.</p>
<p>Kriteria kesalehan seseorang tidak hanya diukur lewat shalatnya. Standar kesalehan seseorang tidak melulu dilihat dari banyaknya dia hadir di kebaktian atau misa. Tolok ukur kesalehan hakikatnya adalah output sosialnya: kasih sayang sosial, sikap demokratis, cinta kasih, kemesraan dengan orang lain, memberi, membantu sesama.</p>
<p>Idealnya, orang beragama itu mesti shalat, misa, atau ikut kebaktian, tetapi juga tidak korupsi dan memiliki perilaku yang santun dan berkasih sayang.</p>
<p>Agama adalah akhlak. Agama adalah perilaku. Agama adalah sikap. Semua agama tentu mengajarkan kesantunan, belas kasih, dan cinta kasih sesama. Bila kita cuma puasa, shalat, baca al-quran, pergi kebaktian, misa, datang ke pura, menurut saya, kita belum layak disebut orang yang beragama.</p>
<p>Tetapi, bila saat bersamaan kita tidak mencuri uang negara, meyantuni fakir miskin, memberi makan anak-anak terlantar, hidup bersih, maka itulah orang beragama.</p>
<p>Ukuran keberagamaan seseorang sesungguhnya bukan dari kesalehan personalnya, melainkan diukur dari kesalehan sosialnya. Bukan kesalehan pribadi, tapi kesalehan sosial.</p>
<p>Orang beragama adalah orang yang bisa menggembirakan tetangganya.</p>
<p>Orang beragama ialah orang yang menghormati orang lain, meski beda agama.</p>
<p>Orang yang punya solidaritas dan keprihatinan sosial pada kaum mustadh&#8217;afin (kaum tertindas).</p>
<p>Juga tidak korupsi dan tidak mengambil yang bukan haknya. Karena itu, orang beragama mestinya memunculkan sikap dan jiwa sosial tinggi. Bukan orang-orang yang meratakan dahinya ke lantai masjid, sementara beberapa meter darinya, orang-orang miskin meronta kelaparan.</p>
<p>Ekstrinsik Vs Intrinsik</p>
<p>Dalam sebuah hadis diceritakan, suatu ketika Nabi Muhammad SAW mendengar berita perihal seorang yang shalat di malam hari dan puasa di siang hari, tetapi menyakiti tetangganya dengan lisannya.</p>
<p>Nabi Muhammad SAW menjawab singkat, &#8220;Ia di neraka.&#8221;</p>
<p>Hadis ini memperlihatkan kepada kita bahwa ibadah ritual saja belum cukup.</p>
<p>Ibadah ritual mesti dibarengi ibadah sosial. Pelaksanaan ibadah ritual yang tulus harus melahirkan kepedulian pada lingkungan sosial.</p>
<p>Hadis di atas juga ingin mengatakan, agama jangan dipakai sebagai tameng memperoleh kedudukan dan citra baik di hadapan orang lain.</p>
<p>Hal ini sejalan dengan definisi keberagamaan dari Gordon W Allport.</p>
<p>Allport, psikolog, membagi dua macam cara beragama: ekstrinsik dan intrinsik.</p>
<p>Yang ekstrinsik memandang agama sebagai sesuatu yang dapat dimanfaatkan. Agama dimanfaatkan demikian rupa agar dia memperoleh status darinya. Ia puasa, misa, kebaktian, atau membaca kitab suci, bukan untuk meraih keberkahan Tuhan, melainkan supaya orang lain menghargai dirinya.</p>
<p>Dia beragama demi status dan harga diri. Ajaran agama tidak menghujam ke dalam dirinya.</p>
<p>Yang kedua, yang intrinsik, adalah cara beragama yang memasukkan nilai-nilai agama ke dalam dirinya. Nilai dan ajaran agama terhujam jauh kedalam .</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azzamharry.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azzamharry.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamharry.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamharry.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamharry.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamharry.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamharry.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamharry.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamharry.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamharry.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamharry.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamharry.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamharry.wordpress.com&blog=2137732&post=6&subd=azzamharry&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/20/emha-ainun-nadjib-gusti-allah-tidak-ndeso-kampungan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4907d8120caf1bb0a0be19afbb8a4d34?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">azzamharry</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Borongan</title>
		<link>http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/20/borongan/</link>
		<comments>http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/20/borongan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 20 Nov 2007 01:32:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azzamharry</dc:creator>
				<category><![CDATA[nGGambleh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/20/borongan/</guid>
		<description><![CDATA[Hari ini keluarga kami memborong &#8220;sakit&#8221;. Saya jatuh sakit, tulang ngilu semua. Sama dengan gejala yang saya alami beberapa waktu lalu. Kemarin sempat mencoba untuk chek up, tapi hasilnya nihil. Entah sakit apa, dokter pun tidak tahu.
Dan pagi ini, anak kami demam tinggi. Gundah rasa hati kami.Kalau boleh meminta,
cukup kami sajalah yang sakit, jangan anak kami. Tapi mau gimana lagi, kami tidak bisa memilih.
Sering kami mendengar, sakit adalah ujian dari Allah. Dengan sakit, tergugurlah sebagian dosa-dosa, dan lain sebagainya yang inti sebenar kami rasakan bahwa &#8220;Sakit itu perlu&#8221;.
Sakit/musibah menjadi ujian bagi orang-orang yang beriman. Banyak orang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamharry.wordpress.com&blog=2137732&post=5&subd=azzamharry&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Hari ini keluarga kami memborong &#8220;sakit&#8221;. Saya jatuh sakit, tulang ngilu semua. Sama dengan gejala yang saya alami beberapa waktu lalu. Kemarin sempat mencoba untuk chek up, tapi hasilnya nihil. Entah sakit apa, dokter pun tidak tahu.</p>
<p>Dan pagi ini, anak kami demam tinggi. Gundah rasa hati kami.Kalau boleh meminta,</p>
<p>cukup kami sajalah yang sakit, jangan anak kami. Tapi mau gimana lagi, kami tidak bisa memilih.<span id="more-5"></span></p>
<p>Sering kami mendengar, sakit adalah ujian dari Allah. Dengan sakit, tergugurlah sebagian dosa-dosa, dan lain sebagainya yang inti sebenar kami rasakan bahwa &#8220;Sakit itu perlu&#8221;.</p>
<p>Sakit/musibah menjadi ujian bagi orang-orang yang beriman. Banyak orang yang ngaku-aku beriman, tapi belum tentu sungguh-sungguh beriman.  Makanya Allah menguji mereka</p>
<p>Sebab, seorang yang mengaku beriman kepada Allah belum tentu sungguh-sungguh  beriman. Maka Allah uji mereka dengan musibah. Jika mereka tetap sabar  di jalan Allah, berarti mereka itulah orang yang sungguh beriman dan Allah akan menaikkan derajatnya sekaligus menghapus sebagian dosa-dosanya melalui musibah ini.  Mereka akan mendapat kabar gembira berupa surga dan kenikmatan-kenikmatan yang ada di dalamnya.</p>
<p>Yang jadi pertanyaan kami, apakah kami masuk golongan ini.</p>
<p>Apakah kami  pantas mengatakan bahwa kami sedang di uji oleh Allah? Jangan-jangan sakit ini adalah laknat bagi kami.</p>
<p>Duh Gusti, ampunilah kami.</p>
<p>Hary</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azzamharry.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azzamharry.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamharry.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamharry.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamharry.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamharry.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamharry.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamharry.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamharry.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamharry.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamharry.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamharry.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamharry.wordpress.com&blog=2137732&post=5&subd=azzamharry&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/20/borongan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4907d8120caf1bb0a0be19afbb8a4d34?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">azzamharry</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ar Rahman</title>
		<link>http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/19/ar-rahman/</link>
		<comments>http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/19/ar-rahman/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Nov 2007 13:09:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azzamharry</dc:creator>
				<category><![CDATA[nGGambleh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/19/ar-rahman/</guid>
		<description><![CDATA[Fabiayyi aalaaa irobbikuma tukadzibaan, maka nikmat Tuhanmu manakah yang akan kau dustakan?
Catatan lepas, abis Isya 
Saya &#8216;mak tratap&#8221; mendengar ayat ini dibacakan. Karena apa, karena sangat sering saya lupa akan apa yang telah Allah berikan kepada saya dan keluarga saya. Terlalu sering kami mengeluh. Belum punya rumah sendiri (masih tinggal di Pondok Mertua Indah), belum [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamharry.wordpress.com&blog=2137732&post=4&subd=azzamharry&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Fabiayyi aalaaa irobbikuma tukadzibaan, maka nikmat Tuhanmu manakah yang akan kau dustakan?</p>
<p><em>Catatan lepas, abis Isya </em></p>
<p>Saya &#8216;mak tratap&#8221; mendengar ayat ini dibacakan. Karena apa, karena sangat sering saya lupa akan apa yang telah Allah berikan kepada saya dan keluarga saya. Terlalu sering kami mengeluh. Belum punya rumah sendiri (masih tinggal di Pondok Mertua Indah), belum punya mobil, belum punya tv dan belum belum yang lain. Padahal kalau kita mau sedikit merenung, woooo begitu banyaknya nikmat Allah yang telah kita sandang.</p>
<p><span id="more-4"></span>Sekarang saya kemana-mana bisa naik motor. Walaupun masih kredit. Dulu&#8230;.waktu sekolah dulu, naik sepeda ontel dari Pundong ke Jogja sejauh kurang lebih 40 km adalah hal yang biasa. Dan sekarang, hal itu tidak perlu terjadi, karena sudah ada motor. Tapi kok ya saya gak pernah merasakan motor itu sebagai sebuah nikmat dari Allah.Sehabis &#8220;ngepit&#8221; dari Pundong ke Jogja, saya ngekos di Pringgondani sebelah selatan STM. Dan di situ sudah terbiasa dengan tirakat. Bukan karena ingin tapi karena terpaksa. Kebiasaan &#8220;nggak makan&#8221; bisa saya anggap sebagai refresing. &#8220;Masak makan terus&#8221; itulah hiburan saya kalau lagi kurang duit buat beli makan. Indomie dibagi dua, o&#8230;itu sangat biasa. ..</p>
<p>Dan sekarang, makanan rutin terhidang tiga kali sehari di dapur (bukan meja makan lho, belum punya), tapi kok ya hati ini jarang terbuka, bahwa itu adalah nikmat dari Allah yang tiada terkira.</p>
<p>Bahkan malah terlalu sering saya membuang-buang makanan. Tidak ingat betapa dulu, merasakan sangat susah yang namanya macul, matun, nyeblak gabah. Walau itu statusnya membantu bapak. Hanya membantu saja capek apalagi yang kerja.</p>
<p>Saya hampir tidak pernah sadar, bahwa nasi yang terhidang itu adalah hadiah dari Allah, pilihan dari Allah untuk kita. Kalau kita membayangkan, beras yang datang dari padi di sawah yang di mana kita tidak tahu, kok yang bisa sampai ke rumah kita. Siapa lagi kalau bukan Allah yang mengaturnya.</p>
<p>Dan sekarang, saya selalu menganggap itu sebagai hal yang biasa, yang tidak perlu dipikirkan dan direnungkan.</p>
<p>Ah&#8230;masih terlalu banyak yang selalu kita anggap biasa. Padahal, disitu nikmat Allah ada dan seharusnya membuat kita tambah bersyukur, bukan tambah kemaruk.</p>
<p>Duh Gusti, kulo nyuwun pangapuro.</p>
<p>Hary</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azzamharry.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azzamharry.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamharry.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamharry.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamharry.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamharry.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamharry.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamharry.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamharry.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamharry.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamharry.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamharry.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamharry.wordpress.com&blog=2137732&post=4&subd=azzamharry&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/19/ar-rahman/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4907d8120caf1bb0a0be19afbb8a4d34?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">azzamharry</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Langkah Kecil</title>
		<link>http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/19/langkah-kecil/</link>
		<comments>http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/19/langkah-kecil/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Nov 2007 11:28:07 +0000</pubDate>
		<dc:creator>azzamharry</dc:creator>
				<category><![CDATA[nGGambleh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/19/langkah-kecil/</guid>
		<description><![CDATA[Bismillahirrohmanirrohiim
Ini adalah tulisan pertama saya di Blog ini. Sebenarnya sudah sejak lama ingin punya Blog, tapi baru sekarang kesampaian. Itu pun dompleng di worpress. Tapi tak apalah. Lha wong mau bikin web sendiri juga nggak bisa.
Tidak banyak yang saya ingin dapatkan dari Blog ini, kecuali hanya silaturrahmi.
Shilah artinya Hubungan atau menghubungkan sedangkan ar-Rahm berasal dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamharry.wordpress.com&blog=2137732&post=3&subd=azzamharry&ref=&feed=1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div class='snap_preview'><br /><p>Bismillahirrohmanirrohiim</p>
<p>Ini adalah tulisan pertama saya di Blog ini. Sebenarnya sudah sejak lama ingin punya Blog, tapi baru sekarang kesampaian. Itu pun dompleng di worpress. Tapi tak apalah. Lha wong mau bikin web sendiri juga nggak bisa.</p>
<p><span id="more-3"></span>Tidak banyak yang saya ingin dapatkan dari Blog ini, kecuali hanya silaturrahmi.</p>
<p><em>Shilah artinya Hubungan atau menghubungkan sedangkan ar-Rahm berasal dari Rahima-Yarhamu-Rahmun/ Rahmatan yang berarti lembut dan kasih sayang. </em></p>
<p>Saya hanya tahu sedikit bahasa Arab. Yang saya tuliskan di atas ya hanya hasil denger-denger saja. So, saya hanya bisa mengartikan bahwa seseorang dikatakan telah menjalin silaturrahmi apabila ia telah menjalin hubungan kasih sayang dalam kebaikan bukan dalam dosa dan kema&#8217;siatan.</p>
<p>Semoga Blog ini bisa menjadi jalan untuk saling berkasih sayang dalam kebaikan termasuk menjadi sarana untuk belajar menjadi orang yang lebih baik.</p>
<p>Amiin</p>
<p>Hary</p>
<img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/azzamharry.wordpress.com/3/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/azzamharry.wordpress.com/3/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/azzamharry.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/azzamharry.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/azzamharry.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/azzamharry.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/azzamharry.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/azzamharry.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/azzamharry.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/azzamharry.wordpress.com/3/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/azzamharry.wordpress.com/3/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/azzamharry.wordpress.com/3/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=azzamharry.wordpress.com&blog=2137732&post=3&subd=azzamharry&ref=&feed=1" /></div>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://azzamharry.wordpress.com/2007/11/19/langkah-kecil/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://0.gravatar.com/avatar/4907d8120caf1bb0a0be19afbb8a4d34?s=96&#38;d=identicon" medium="image">
			<media:title type="html">azzamharry</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>